PERTANGGUNGJAWABAN PIDANA ATAS PENYEBARAN BERITA BOHONG (HOAX) DI MEDIA SOSIAL

Yunita Rahayu Kurniawati

Abstract


ABSTRACT

This research is motivated by the misuse of social media which is one of the agendas of crime in cyberspace (cyber crime) which then raised the crime of spreading lying news (hoaxes). The legal issues in this research are the form of criminal liability of spreading hoaxes and the modus operandi on social media. This research is a legal research by using statute approach and case approach. The materials are collected through literature study method, with primary, secondary, and tertiary legal materials. The legal materials are analyzed and processed to be arranged systematically. The research shows that the criminal liability of spreading lying news (hoaxes) was imprisonment and fines, while the modus operandi was carried out by spreading hoaxes and hate speech in the form of insults, defamation, unpleasant acts, provoking and inciting.

Keywords : Criminal Liability, Lying News, Hoaxes, Social Media.

 

ABSTRAK

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh penyalahgunaan media sosial yang menjadi salah satu agenda dari kejahatan dalam dunia maya (cyber crime) yang kemudian memunculkan tindak pidana penyebaran berita bohong (hoax). Isu hukum dalam penelitian ini adalah bagaimana bentuk pertanggungjawaban pidana penyebaran berita bohong (hoax) dan modus operandinya di media sosial. Penelitian ini merupakan penelitian hukum yuridis normatif melalui pendekatan perundang-undangan dan pendekatan kasus. Pengumpulan bahan hukum dilakukan melalui metode studi literatur. Sumber bahan hukum terdiri dari bahan hukum primer, sekunder dan tersier. Bahan hukum yang diperoleh kemudian dianalisa dan diolah untuk disusun secara sistematis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk pertanggungjawaban pidana penyebaran berita bohong (hoax) adalah pidana penjara dan denda, sedangkan modus operandinya dilakukan dengan menyebarkan berita bohong (hoax) dan ujaran kebencian berupa penghinaan, pencemaran nama baik, perbuatan tidak menyenangkan, memprovokasi dan menghasut.

Kata Kunci : Pertanggungjawaban Pidana, Berita Bohong, Hoax, Media Sosial.


Full Text:

PDF

References


DAFTAR PUSTAKA

Buku :

Abdul Wahid. 1993. Modus-Modus Kejahatan Modern. Bandung: Tarsito.

___________ dan Dhinar Aji Pratomo. 2017. Masyarakat dan Teks Media. Malang: UB Press.

___________ dan Mohammad Labib. 2005. Kejahatan Mayantara: Cyber Crime. Bandung: Refika Aditama.

Agus Raharjo. 2002. Cybercrime: Pemahaman dan Upaya Pencegahan Kejahatan Berteknologi. Bandung: Citra Aditya Bakti.

Moeljatno. 2008. Asas-Asas Hukum Pidana. Cetakan Ke-8. Jakarta: Renika Cipta.

S.R Sianturi. 1989. Asas-Asas Hukum Pidana di Indonesia dan Penerapannya. Jakarta: Alumni Ahaem – Petehaem.

Soerjono Soekanto. 1980. Pokok-Pokok Sosiologi Hukum. Jakarta: Rajawali Press.

Wirjono Prodjodikoro. 2003. Tindak-Tindak Pidana Tertentu di Indonesia. Bandung: Refika Aditama.

Jurnal :

Abdul Wahid. 2009. Jurnal Konstitusi. Volume 6 Nomor 3.

Christiany Juditha. 2018. Interaksi Komunikasi Hoax di Media Sosial serta Antisipasinya. Jurnal Pemkomnas. Vol. 3 No. 1. April 2018.

Peraturan Perundang-Undangan :

Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik.

Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana.

Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP).

Internet :

DailySocial, “Distribusi Hoax di Media Sosial 2018”, diakses dari https://dailysocial.id/post/laporan-dailysocial-distribusi-hoax-di-media sosial-2018, pada tanggal 25 September 2019 Pukul 21:05 WIB.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Powered by Open Journal System Developer(s)Public Knowledge Project