STUDI PUSTAKA SISTEMATIS: PENGARUH DELIMA (Punica granatum L.) TERHADAP KADAR OSTEOKLAST PADA OATEOARTHRITIS

Nurma Aulia Urrohmah, Andri Tilaqza, Doti Wahyuningsih

Abstract


Abstrak : Osteoklas merupakan sel yang berfungsi sebagai bone-resorbing dan berperan pada penyakit kerusakan sendi progresif. Osteoklas secara tidak langsung terlibat pada proses degradasi tulang rawan pada keadaan osteoarthritis melalui resorpsi tulang. Delima (Punica granatum L.) dilaporkan memiliki potensi anti-osteoklastogenesis yang mampu menurunkan kadar osteoklas. Studi pustaka sistematis ini dilakukan untuk mempelajari potensi delima terhadap kadar osteoklas pada osteoarthritis. Bagian delima yang dipelajari adalah, minyak biji, ekstrak kulit, jus dan senyawa aktif delima ( punicalagin, ellagic acid, eriodicytol). Metode: Studi pustaka sistematis. Data penelitian dikumpulkan dari Google Scholar, PubMed Central, dan Elsivier. Berdasarkan kata kunci pomegranate atau Punica granatum, osteoclast dan osteoarthritis didapatkan 327 artikel yang relevan. Screening awal pada judul dan abstrak didapatkan 20 artikel yang relevan. 10 Judul memenuhi kriteria inklusi yang ditetapkan. Hasil: Buah, minyak biji, ekstrak kulit, jus dan senyawa aktif delima (punicalagin, ellagic acid, eriodicytol) terbukti mampu menurunkan kadar osteoklas pada keadaan osteoarthritis. Ekstrak delima dan senyawa aktif delima mampu menurunkan osteoklas dengan menghambat aktivasi pensinyalan jalur RANK/RANKL dan OPG serta menurunkan regulasi jalur pensinyalan NF-kB dan MAPK/AP-1 melalui TRAF. Kesimpulan: Ekstrak biji, ekstrak kulit, jus dan senyawa aktif delima ( punicalagin, ellagic acid, eriocytol) mampu menurunkan kadar osteoklas pada osteoarthritis.

Kata kunci: Delima, Osteoarthritis, Osteoklast


Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.